Agung Kurniawan/Dimas Wahyu | Bastian | Jumat, 15 Juni 2012 | 08:27 WIB
"Tahun lalu kami berhasil menjual 1.300an unit. Mudah-mudahan
sekarang bisa menyamai atau lebih baik dari jumlah itu, kami optimis
karena juga ada model-model baru yang bisa menambah pilihan konsumen,"
beber Sony.
Piaggio Indonesia berharap bisa mendongkrak penjualan di Ibu Kota dan sekitarnya dengan menjadi salah satu peserta PRJ tahun ini. Merek sepeda motor asal Italia ini juga meluncurkan empat model baru sekaligus dalam ajang ini yakni, GTX 250, PX 150, MP3 dan Liberty 100.
"Tahun lalu kami berhasil menjual 1.300an unit. Mudah-mudahan sekarang bisa menyamai atau lebih baik dari jumlah itu, kami optimis karena juga ada model-model baru yang bisa menambah pilihan konsumen," beber Sony.
Sementara itu, terkait keputusan BI dan Kementerian Keuangan yang menetapkan batas uang pangkal (DP) kredit sepeda motor 20-25 persen, Sony mengaku tidak terlalu khawatir. Pasalnya, seluruh konsumen yang membeli Piaggio atau Vespa minimal mengeluarkan DP 20 persen.
"Bagi kami, keputusan ini bukan masalah. Karena karakter konsumen kami yang berbeda," tutup Sony.
Di samping diskon, PT Piaggio Indonesia juga memperkenalkan kembali model lawas dan pernah beredar di Indonesia pada tahun 1980-1990, PX 150. Namun bukan sembarang PX, model ini ditawarkan dengan harga Rp 59,9 juta.
"Teknologinya dan kualitasnya tinggi. Tapi memang harga menjadi mahal karena pajak dari Indonesia untuk produk impor," ungkap Costantino Sambuy, Exucutive Vice President Asia 2-Wheel Busineess Piaggio "Mesinnya dijamin bebas polusi karena sudah sesuai standar Euro 4. Tapi konsumen yang ingin punya, harus pesan," tutupnya.



0 komentar:
Posting Komentar